<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>www.ipatbo.wordpress.com</title>
	<atom:link href="http://ipatbo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ipatbo.wordpress.com</link>
	<description>&#34;Sulit bukan berarti tidak bisa&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Nov 2009 09:35:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ipatbo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>www.ipatbo.wordpress.com</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ipatbo.wordpress.com/osd.xml" title="www.ipatbo.wordpress.com" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ipatbo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Teknologi IPAT-BO Terus Dikembangkan Pemkab Minsel</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/11/22/teknologi-ipat-bo-terus-dikembangkan-pemkab-minsel/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/11/22/teknologi-ipat-bo-terus-dikembangkan-pemkab-minsel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 09:35:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ipatbo.wordpress.com/2009/11/22/teknologi-ipat-bo-terus-dikembangkan-pemkab-minsel/</guid>
		<description><![CDATA[Amurang, [ TIM IPAT-BO ]KM – Menyusul penerapan teknologi Intensifikasi padi Aerob Terkendali Berbasis Organik, atau lebih dikenal dengan teknologi Ipat-Bo, telah berhasil diterapkan di Kawasan Desa Torout kecamatan Tompaso Baru . Bahkan kali ini sosialisasi tentang teknologi pelipat ganda hasil padi itu, dilakukan oleh pihak Dispertak Minsel di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Matani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=48&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Amurang, [ TIM IPAT-BO ]KM – Menyusul penerapan teknologi Intensifikasi padi Aerob Terkendali Berbasis Organik, atau lebih dikenal dengan teknologi Ipat-Bo, telah berhasil diterapkan di Kawasan Desa Torout kecamatan Tompaso Baru . Bahkan kali ini sosialisasi tentang teknologi pelipat ganda hasil padi itu, dilakukan oleh pihak Dispertak Minsel di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Matani Kecamatan Tumpaan. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertak) Kabupaten Minahasa Selatan Ir Frans Tilaar kepada wartawan Koran Manado Senin (28/09) kemarin. Menurut Tilaar, sosialisasi ini terwujud berkat kerjasama Bupati Drs RM Luntungan dengan Komandan Kodim 1302 Letkol HK Watulangkow dan Kepala Tim Asistensi Ketahanan Pangan Kodam Vll Wirabuana Kol.Inf Toto Sugardi. Dikatakan Tilaar mengutip sambupat RML, melalui metode Ipat-Bo ini diharapkan dapat mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Hal tersebut lanjut Tilaar disebabkan oleh hasil panen padi yang berlipat ganda. Setelah sosialisasi, acara dilanjutkan dengan demonstrasi penaburan benih. http://koranmanado.com/?p=5073</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=48&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/11/22/teknologi-ipat-bo-terus-dikembangkan-pemkab-minsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kodam VII Wirabuana Sosialisasi Tanam Padi Sawah</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/10/05/kodam-vii-wirabuana-sosialisasi-tanam-padi-sawah-2/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/10/05/kodam-vii-wirabuana-sosialisasi-tanam-padi-sawah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 18:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ipatbo.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Tribun Manado-david Kusuma Senin, 28 September 2009 &#124; 22:08 WIB AMURANG, TRIBUN &#8211; Demi meningkatkan tanaman padi sawah di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kepala Badan Penyuluh Pertanian (BPP) se-Minsel diundang Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) mengikuti sosialisasi pengembangan teknologi Insensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik (IPAT-BO), di Balai Pertemuan Umum (BPU), Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, Senin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=44&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ipatbo.wordpress.com/2009/10/05/kodam-vii-wirabuana-sosialisasi-tanam-padi-sawah-2/279bcc92079c33ee02ff5046ef688376/" rel="attachment wp-att-43"><img src="http://ipatbo.files.wordpress.com/2009/10/279bcc92079c33ee02ff5046ef688376.jpg?w=468" alt="279bcc92079c33ee02ff5046ef688376" title="279bcc92079c33ee02ff5046ef688376"   class="alignnone size-full wp-image-43" /></a><br />
Tribun Manado-david Kusuma<br />
Senin, 28 September 2009 | 22:08 WIB</p>
<p>AMURANG, TRIBUN &#8211; Demi meningkatkan tanaman padi sawah di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kepala Badan Penyuluh Pertanian (BPP) se-Minsel diundang Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) mengikuti sosialisasi pengembangan teknologi Insensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik (IPAT-BO), di Balai Pertemuan Umum (BPU), Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, Senin (28/9).<br />
Sosialisasi ini kerjasama dengan Tim Ketahanan Pangan Kodam VII Wirabuana yang dihadiri Bupati Minsel, Drs RM Luntungan.<br />
&#8220;Melalui metode IPAT-BO ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani, karena hasil produksinya dapat berlipat ganda,&#8221;ujar Luntungan dalam sambutannya.<br />
Sementara Ketua Tim sosialisasi dari Tim Ketahanan Pangan Kodam VII Wirabuana, Yedid James Putra Nenobias, mengatakan, kegiatan sosilisasi yang mereka adakan bukan hanya di Minsel, tetapi akan berkeliling di Kodim-Kodim, sewilayah Kodam VII Wirabuana.<br />
&#8220;Sosilisasi yang kami adakan ini akan berkeliling di seluruh Kodim yang merupakan wilayah Kodam VII Wirabuana yang ada di enam provinsi, yakni Sulut, Sulsel, Sulteng, Sulbar, Gorontalo dan Sultra,&#8221;kata Nenobias.<br />
Waktu sosilisasi tak terbatas. &#8220;Waktu tak terbatas, setelah di satu tempat mulai berjalan, kami berpindah lagi ke tempat lain,&#8221;ujarnya.<br />
Setelah kegiatan sosilisasi di BPU Desa Matani, Bupati bersama Dandim 1302 Minahasa Let HK Watoelangkow, Kepala Tim Asistensi Ketahanan Pangan Kodam VII Wirabuana Kol Inf Toto Sugardi, beserta kepala SKPD lainnya bertolak ke sawah juga di Desa Matani, untuk menabur benih hasil teknologi IPAT BO.(vid)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=44&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/10/05/kodam-vii-wirabuana-sosialisasi-tanam-padi-sawah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ipatbo.files.wordpress.com/2009/10/279bcc92079c33ee02ff5046ef688376.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">279bcc92079c33ee02ff5046ef688376</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kodam VII Wirabuana Sosialisasi Tanam Padi Sawah</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/30/kodam-vii-wirabuana-sosialisasi-tanam-padi-sawah/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/30/kodam-vii-wirabuana-sosialisasi-tanam-padi-sawah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 07:07:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/30/kodam-vii-wirabuana-sosialisasi-tanam-padi-sawah/</guid>
		<description><![CDATA[Tribun Manado-david Kusuma Senin, 28 September 2009 &#124; 22:08 WIB [IPAT-BO]AMURANG, TRIBUN &#8211; Demi meningkatkan tanaman padi sawah di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kepala Badan Penyuluh Pertanian (BPP) se-Minsel diundang Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) mengikuti sosialisasi pengembangan teknologi Insensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik (IPAT-BO), di Balai Pertemuan Umum (BPU), Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, Senin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=42&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tribun Manado-david Kusuma<br />
Senin, 28 September 2009 | 22:08 WIB<br />
<em>[IPAT-BO]</em>AMURANG, TRIBUN &#8211; Demi meningkatkan tanaman padi sawah di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kepala Badan Penyuluh Pertanian (BPP) se-Minsel diundang Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) mengikuti sosialisasi pengembangan teknologi Insensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik (IPAT-BO), di Balai Pertemuan Umum (BPU), Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, Senin (28/9).<br />
Sosialisasi ini kerjasama dengan Tim Ketahanan Pangan Kodam VII Wirabuana yang dihadiri Bupati Minsel, Drs RM Luntungan.<br />
&#8220;Melalui metode IPAT-BO ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani, karena hasil produksinya dapat berlipat ganda,&#8221;ujar Luntungan dalam sambutannya.<br />
Sementara Ketua Tim sosialisasi dari Tim Ketahanan Pangan Kodam VII Wirabuana, Yedid James Putra Nenobias, mengatakan, kegiatan sosilisasi yang mereka adakan bukan hanya di Minsel, tetapi akan berkeliling di Kodim-Kodim, sewilayah Kodam VII Wirabuana.<br />
&#8220;Sosilisasi yang kami adakan ini akan berkeliling di seluruh Kodim yang merupakan wilayah Kodam VII Wirabuana yang ada di enam provinsi, yakni Sulut, Sulsel, Sulteng, Sulbar, Gorontalo dan Sultra,&#8221;kata Nenobias.<br />
Waktu sosilisasi tak terbatas. &#8220;Waktu tak terbatas, setelah di satu tempat mulai berjalan, kami berpindah lagi ke tempat lain,&#8221;ujarnya.<br />
Setelah kegiatan sosilisasi di BPU Desa Matani, Bupati bersama Dandim 1302 Minahasa Let HK Watoelangkow, Kepala Tim Asistensi Ketahanan Pangan Kodam VII Wirabuana Kol Inf Toto Sugardi, beserta kepala SKPD lainnya bertolak ke sawah juga di Desa Matani, untuk menabur benih hasil teknologi IPAT BO.(vid)</p>
<p><a href="http://www.tribunmanado.co.id/read/artikel/7404"></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=42&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/30/kodam-vii-wirabuana-sosialisasi-tanam-padi-sawah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sawah Terancam Kekeringan, Petani Diimbau Pakai IPAT-BO</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/23/sawah-terancam-kekeringan-petani-diimbau-pakai-ipat-bo/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/23/sawah-terancam-kekeringan-petani-diimbau-pakai-ipat-bo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 21:30:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ipatbo.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Thursday, 06 August 2009 11:17 [TIM IPAT-BO]AMURANG — Petani diimbau untuk menanam dengan teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik. Cara ini untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang bisa terjadi setiap saat. &#8220;Harus diantisipasi secepat mungkin, salah satunya dengan Dengan &#8220;&#62;sistem IPAT-BO,&#8221; ujar Kadis Pertanian Ir Frans Tilaar, kemarin. Dengan sistem itu, petani yang biasa harus &#8220;&#62;menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=14&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Thursday, 06 August 2009 11:17</p>
<p><em><em>[TIM IPAT-BO]</em></em>AMURANG — Petani diimbau untuk menanam dengan teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik. Cara ini untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang bisa terjadi setiap saat. &#8220;Harus diantisipasi secepat mungkin, salah satunya dengan Dengan &#8220;&gt;sistem IPAT-BO,&#8221; ujar Kadis Pertanian Ir Frans Tilaar, kemarin. Dengan sistem itu, petani yang biasa harus &#8220;&gt;menggunakan sistim sampai &#8220;&gt;proses &#8220;&gt;penanaman dengan debit air penuh harus menggunakan debit air datar, atau penanaman macak-macak, mulai dari proses penanaman sampai proses panen. Dengan tata pengaturan air seperti itu, lanjut Tilaar, persawahan yang dikelola petani dipastikan tidak akan kekeringan. Selain itu, sistem ini bisa meningkatkan hasil panen. “Hasil panennya bisa mencapai 8 sampai 10 ton per hektar,” jelasnya, sambil mengatakan itu harus ditunjang dengan penggunaan benih bermutu, cara pemupukan serta pemeliharaannya. Di sisi lain, warga berharap pemerintah melakukan peninjauan langsung di lapangan. Hal ini dimaksudkan supaya ketika kondisi terkritis terjadi, bisa langsung ada tindakan bukan hanya sebatas instruksi. “Kan kalau ada peninjauan lapangan maka petugas bisa melakukan deteksi dini,” harap Tommy dan sejumlah petani lainnya di Kecamatan Tenga.(vif/ddt)  Sentra Produksi Padi Kecamatan Tompaso Baru Kecamatan Ranoyapo Kecamatan Tenga Kecamatan Sinonsayang Kecamatan Tatapaan Kecamatan Tumpaan Sumber: Dinas Pertanian</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=14&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/23/sawah-terancam-kekeringan-petani-diimbau-pakai-ipat-bo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengembangan Tanaman Pangan harus juga Tingkatkan Pendapatan</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/21/pengembangan-tanaman-pangan-harus-juga-tingkatkan-pendapatan/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/21/pengembangan-tanaman-pangan-harus-juga-tingkatkan-pendapatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 08:18:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/21/pengembangan-tanaman-pangan-harus-juga-tingkatkan-pendapatan/</guid>
		<description><![CDATA[UMY / Indeks Berita / Berita / Sabtu, 4 Juli 2009 &#124; Berita [TIM IPAT-BO] Dalam meningkatkan tanaman pangan, Kabupaten Bantul perlu mengarahkan kebijakannya pada dua sasaran baik melalui Ketahanan pangan dan pengembangan Agribisnis. Dengan menerapkan konsep Agribisnis, maka pengembangan tanaman pangan tidak bisa hanya berorientasi pada tingginya produksi, namun juga demi meningkatkan pendapatan petani. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=15&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>UMY / Indeks Berita / Berita /<br />
Sabtu, 4 Juli 2009 | Berita<br />
<em>[TIM IPAT-BO]</em> Dalam meningkatkan tanaman pangan, Kabupaten Bantul perlu mengarahkan kebijakannya pada dua sasaran baik melalui Ketahanan pangan dan pengembangan Agribisnis. Dengan menerapkan konsep Agribisnis, maka pengembangan tanaman pangan tidak bisa hanya berorientasi pada tingginya produksi, namun juga demi meningkatkan pendapatan petani.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Ir. Edy Suharyanta, MMA, dalam Diskusi Publik “Penerapan Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik untuk Keberlanjutan dan Kemandirian Petani,” Sabtu (4/7) di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.</p>
<p>Menurutnya, Kabupaten Bantul memiliki wilayah yang relatif sempit dibanding dengan kabupaten lain. Dari aspek penggunaan lahan, Kabupaten Bantul memiliki 16.200 ha sawah, tegal 7.054 ha, kebun campur 16.605 ha, hutan 1.224 ha, tanah tandus 603 ha, dan lainnya 8.854 ha.</p>
<p>“Luas wilayah Kabupaten Bantul hanya 506,85 km persegi. Dengan potensi lahan yang terbatas tersebut, maka Kabupaten Bantul harus berupaya keras dalam pengembangan tanaman pangan agar mampu berproduksi bahan pangan yang cukup bagi penduduknya, termasuk melalui usaha tani dengan skala kecil yang bisa memberikan pendapatan memadai bagi petaninya,” ungkap Edy.</p>
<p>Konsep Agribisnis tersebut diarahkan agar petani tidak hanya melaksanakan subsistem budi daya, namun juga menggarap pula subsistem pengolahan hasil dan pemasaran. “Selain itu, petani juga perlu diarahkan agar tidak hanya menjual tanaman pangan untuk konsumsi saja, namun juga menjual benih karena harga ini lebih mahal,” lanjut Edy.</p>
<p>Intensifikasi Padi Aerob Terkendali</p>
<p>Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UMY, Ir. Agus Nugroho, MP memaparkan perkembangan teknologi budidaya padi dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan pangan dalam jangka panjang bagi Indonesia. “Sasaran jangka pendek dari sistem Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO) akan memunculkan kesadaran masyarakat dan petani mengenai perlunya melestarikan lahan dan menciptakan kondisi lingkungan yang sesuai bagi kebutuhan tanaman dengan memanfaatkan sumber daya tersedia, mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis seperti pupuk dan pestisida buatan, serta berusaha semampunya memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar mereka,” papar Agus.</p>
<p>Sedangkan untuk jangka panjang, Agus menambahkan penciptaan lingkungan tanaman yang kondusif akan memberikan produktifitas, stabilitas, kemerataan, dan keberlanjutan sistem usaha tani yang tinggi.</p>
<p>Budidaya padi yang dilakukan petani selama ini, dinilai Agus mempunyai banyak kelemahan sehingga menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi terbatas dan hasil panen menjadi rendah. “Beberapa permasalahan tersebut diakibatkan seleksi benih, pembibitan, penanaman, irigasi penggenangan, dan pemupukan,” urai Agus.</p>
<p>Para petani umumnya melakukan seleksi benih dengan merendam benih di dalam air saja dan mengambil benih yang tenggelam. Benih tenggelam inilah yang belum tentu mempunyai potensi (vigor) tinggi sehingga kualitas yang dihasilkan pun kurang baik.</p>
<p>Melalui IPAT, penanganan bibit dilakukan dengan seksama dan menggunakan seleksi yang harus dilalui dengan larutan air garam atau cuka, pupuk. “Larutan dengan konsentrasi yang tinggi memungkinkan hanya benih dengan bobot tinggi yang mampu tenggelam,” jelas Agus. Penanaman IPAT yang menggunakan jarak tanam lebar juga berfungsi menjamin ketersediaan dan mengurangi tingkat kompetisi nutrisi, udara, cahaya matahari, dan faktor pertumbuhan lainnya selama pertumbuhan tanaman padi sampai panen.</p>
<p><a href="http://www2.umy.ac.id/2009/07/pengembangan-tanaman-pangan-harus-juga-tingkatkan-pendapatan.umy"></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=15&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/21/pengembangan-tanaman-pangan-harus-juga-tingkatkan-pendapatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IPAT-BO Cocok Dikembangkan di Ende</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/01/ipat-bo-cocok-dikembangkan-di-ende/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/01/ipat-bo-cocok-dikembangkan-di-ende/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 15:56:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/01/ipat-bo-cocok-dikembangkan-di-ende/</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 16 Maret 2009 06:59:19 Klik: 70 Kirim-kirim Print version Penanaman padi menggunakan teknologi itensifikasi padi aerob terkendali berbasis organik (IPAT-BO) dinilai cocok dikembangkan di Kabupaten Ende. Sedianya teknologi ini akan dikembangkan pada wilayah yang merupakan sentra penghasil beras seperti kawasan utara Ende meliputi Kecamatan Kota Baru, Maurole, Weweria, dan Maukaro, serta Kecamatan Detusoko. Kepala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=8&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senin, 16 Maret 2009 06:59:19 	Klik: 70 	Kirim-kirim 	Print version<br />
Penanaman padi menggunakan teknologi itensifikasi padi aerob terkendali berbasis organik (IPAT-BO) dinilai cocok dikembangkan di Kabupaten Ende. Sedianya teknologi ini akan dikembangkan pada wilayah yang merupakan sentra penghasil beras seperti kawasan utara Ende meliputi Kecamatan Kota Baru, Maurole, Weweria, dan Maukaro, serta Kecamatan Detusoko.</p>
<p>Kepala BKP3 Kabupaten Ende, Ir. Flafianus Senda mengatakan hal itu saat panen padi di lahan sawah milik Dominikus Davi, di Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende, Kamis (12/3/2009).</p>
<p>Lahan sawah milik Dominikus Davi menjadi tempat ujicoba pengembangan padi dengan teknologi IPAT-BO untuk Kabupaten Ende.</p>
<p>Flafianus mengatakan, berdasarkan hasil ujicoba yang dilakukan di lahan Dominikus Davi menunjukan hasil optimal maka pihaknya merekomendasikan bahwa teknologi serupa secara umum dapat dikembangkan di semua wilayah di Kabupaten Ende.</p>
<p>Teknologi IPAT-BO hemat air, hemat pupuk dan hemat bibit namun hasilnya memuaskan. Saya rasa teknologi ini dapat dikembangkan di wilayah Kabupaten Ende yang umumnya kekurangan air, ujarny.</p>
<p>Menurutnya, kawasan utara Ende banyak lahan sawah namun sejuah ini belum optimal dimanfaatkan karena kekurangan air. Namun dengan teknologi penamanan padi menggunakan IPAT-BO maka lahan tersebut dapat dimanfaatkan.</p>
<p>Dijelaskannya, hasil ujicoba yang dilakukan di lahan sawah milik Dominikus Davi dikalkulasikan dengan menggunakan teknologi ini padi yang ditanam pada lahan 1 ha menghasilkan padi 10,4 ton dengan bibit 5 kg. Dengan teknologi manual yang dipakai petani selama ini 1 ha gunakan bibit 5 kg namun hanya menghasilkan padi 3 ton.</p>
<p>Dikatakannya, terkait teknologi IPAT-BO mulai tahun 2009 BKP3 Ende akan menaikan usulan kepada pemerintah dan DPRD guna mendapatkan dukungan agar teknologi ini dapat diperkenalkan kepada semua petani di kabupaten ini.<br />
Bupati Ende, Drs. Paulinus Domi, saat panen padi mengatakan, pemerintah menyambut positif pengembangan teknologi IPAT-BO di wilayah kabupaten ini karena dinilai cocok dengan karakteristik wilayah setempat.</p>
<p>Dikatakan, tehknologi intensifikasi padi areob terkendali berbasis organic adalah sistem produksi holistik dan terencana dengan memanfaatkan kekuatan biologis tanah dan tanaman untuk melipatgandakan hasil padi.</p>
<p>Menggunakan IPAT-BO pada lahan sawah petani dapat menghemat air 75 persen, hemat bibit 50 persen, hemat pupuk anorganik 50 persen serta hemat pestisida.</p>
<p>Acara panen padi di arela ujicoba teknologi IPAT-BO di sawah milik Dominikus Davi, Kamis (12/3/2009) siang dilakukan tenaga harian lepas (THL) pada Kantor BKP3 Ende sebanyak 30 orang. (*)</p>
<p>sumber : www.pos-kupang.com </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=8&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/09/01/ipat-bo-cocok-dikembangkan-di-ende/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pangdam VII Wirabuana Buka Lahan Tidur di Luwu Timur</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/pangdam-vii-wirabuana-buka-lahan-tidur-di-luwu-timur-2/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/pangdam-vii-wirabuana-buka-lahan-tidur-di-luwu-timur-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 17:01:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/pangdam-vii-wirabuana-buka-lahan-tidur-di-luwu-timur-2/</guid>
		<description><![CDATA[Pangdam VII Wirabuana Buka Lahan Tidur di Luwu Timur Oleh : Iskandar Siregar &#124; 24-Apr-2009, 09:18:53 WIB Tim IPAT-BO &#8211; [KabarIndonesia] &#8211; Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo menggelar karya bakti TNI di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, salah satunya adalah dengan mengadakan program Pompa Air Tanpa Motor (PATM) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=6&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pangdam VII Wirabuana Buka Lahan Tidur di Luwu Timur<br />
Oleh : Iskandar Siregar | 24-Apr-2009, 09:18:53 WIB</p>
<p>Tim IPAT-BO &#8211; [KabarIndonesia] &#8211; Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo menggelar karya bakti TNI di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, salah satunya adalah dengan mengadakan program Pompa Air Tanpa Motor (PATM) dan pembukaan lahan tidur di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur pada Rabu (23 April 2009).</p>
<p>&#8220;Target kami akan membuka lahan dan memanfaatkan lahan tidur seluas sekitar 300 hektar secara bertahap. Ini intensifikasi pertanian berbasis organik. Sudah dicoba di Gowa, hasilnya rata-rata 12,8 ton padi perhektar. Di sini insya Allah bisa juga seperti, tapi bila hasilnya sekitar 7-8 ton perhektar sudah luar biasa. Sementara menurut hasil pantauan, rata-rata petani di sini hanya menghasilkan 3-4 ton perhektar. Saya punya anggota yang ahli pertanian dan yakin bisa minimal 7-8 ton perhektar di sini,&#8221; tegas Djoko Susilo Utomo.</p>
<p>Untuk program Pompa Air Tanpa Motor, Kodam VII Wirabuana bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan PT International Nickel Indonesia Tbk. (PT Inco). Acara program karya bakti TNI ini dimulai dengan tinjauan Pangdam VII ke lokasi proyek PATM di Desa Pekaloa. Dalam peninjauan ini, Pangdam VII disertai jajaran Kodam VII Wirabuana, Sekda Pemkab Lutim, Drs. HAT Umar Pangerang, jajaran Muspida Lutim, dan Senior Vice President and General Counsel PT Inco, Nurman Djumiril.            </p>
<p>Usai dari tinjau proyek PATM, Djoko Susilo Utomo menggelar dialog interaktif dengan masyarakat setempat disaksikan jajaran Muspida Lutim, perwakilan manajemen PT Inco, dan para tokoh masyarakat setempat. Ponirin, salah satu warga dari unit transmigrasi menginginkan juga dibangun Pompa Air Tanpa Motor di daerahnya dan ada penyuluh untuk babi karena banyak babi liar yang merusak tanaman petani. Menanggapi permintaan itu, Djoko Susilo Utomo akan berupaya pada tahap berikutnya agar  warga transmigrasi di Lutim juga dapat proyek PATM itu.</p>
<p>&#8220;Nanti kita akan upayakan asalkan di daerah itu ada sungainya. Karena pompa ini tidak perlu bahan bakar tapi bisa mengairi lahan-lahan tidur yang ada di sekitarnya bisa mencapai puluhan hektar bahkan ratusan hektar, tergantung kondisi sungainya. Soal penyuluh babi, Kodam VII belum punya ahlinya, yang ada baru penyuluh tikus yang bisa menghalangi tikus untuk makan padi. Nanti dicari dulu soal penyuluh babi ini,&#8221; ujar Djoko Susilo Utomo.<br />
Menurut Nurman Djumiril, keterlibatan PT Inco dalam program ini sebagai bagian dari CSR dari perusahaan.&#8221;Program ini sekaligus sebagai komitmen perusahaan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal dengan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan,&#8221; ujar Nurman DjumirilSetelah dialog interaktif, Djoko Susilo Utomo  dan rombongan meninjau lahan tidur yang akan diairi oleh program PATM di Desa Pekaloa. Dalam tinjauan ini, Djoko Susilo Utomo mendapat penjelasan langsung dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang juga anggota Kodam tentang teknik bercocok tanam dan bibit unggul yang akan ditanam sehingga dalam satu hektar hasil panennya minimal mencapai 8 ton.</p>
<p>&#8220;Ini saya juga bawa ahli tikus dari anggota saya. Jadi bagaimana tikus tidak makan tanaman padi bisa juga ditanyakan ke anggota saya ini. Selain itu, saya juga bawa anggota saya yang  ahli tanaman cabe. Mereka itu  nanti akan saya perintahkan tinggal di sini dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat di sini bagaimana bertani yang produktif dan  menanam cabe yang produktif. Saya sudah buktikan menanam padi di Gowa dengan hasil 12,8 ton per hektar dan menanam satu juta pohon cabe di Sulsel ini dan berhasil,&#8221; ujar Djoko Susilo Utomo.</p>
<p>Menurut Djoko Susilo Utomo, tujuan utama dari program ini adalah untuk melestarikan dan menjaga lingkungan. &#8221; Di sini kabarnya dari 218 ribu hektar hutan, yang rusak sudah 84 ribu hektar. Nah kami ini kerja sama dengan Pemkab Lutim  untuk membuka lahan tidur. Jadi kalau kita larang masyarakat merambah hutan, kita juga berikan solusinya yaitu kita siapkan lahan untuk bercocok tanam. Kita ajak masyarakat untuk tidak lagi babat hutan, tapi kita kasih lahan untuk bertani. Saya dapat perintah dari Presiden untuk program ketahanan pangan. Ini salah satu solusinya,&#8221; pungkas Djoko Susilo Utomo. (*)</p>
<p>Keterangan foto: Pangdam VII Wirabuana, Mayjen.TNI Djoko Susilo Utomo sedang meninjau lahan tidur yang akan ditanami anggota Kodam VII Wirabuana  bersama masyarakat di Desa Pekaloa, Kabupaten Luwu Timur (Kamis, 23 April 2009)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=6&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/pangdam-vii-wirabuana-buka-lahan-tidur-di-luwu-timur-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pangdam VII Wirabuana Buka Lahan Tidur di Luwu Timur</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/pangdam-vii-wirabuana-buka-lahan-tidur-di-luwu-timur/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/pangdam-vii-wirabuana-buka-lahan-tidur-di-luwu-timur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 16:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ipatbo.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Iskandar Siregar &#124; 24-Apr-2009, 09:18:53 WIB [IPAT-BO] KabarIndonesia &#8211; Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo menggelar karya bakti TNI di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, salah satunya adalah dengan mengadakan program Pompa Air Tanpa Motor (PATM) dan pembukaan lahan tidur di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=3&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Iskandar Siregar | 24-Apr-2009, 09:18:53 WIB</p>
<p><em>[IPAT-BO]</em>
<p>KabarIndonesia &#8211; Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo menggelar karya bakti TNI di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, salah satunya adalah dengan mengadakan program Pompa Air Tanpa Motor (PATM) dan pembukaan lahan tidur di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur pada Rabu (23 April 2009).</p>
<p>&#8220;Target kami akan membuka lahan dan memanfaatkan lahan tidur seluas sekitar 300 hektar secara bertahap. Ini intensifikasi pertanian berbasis organik. Sudah dicoba di Gowa, hasilnya rata-rata 12,8 ton padi perhektar. Di sini insya Allah bisa juga seperti, tapi bila hasilnya sekitar 7-8 ton perhektar sudah luar biasa. Sementara menurut hasil pantauan, rata-rata petani di sini hanya menghasilkan 3-4 ton perhektar. Saya punya anggota yang ahli pertanian dan yakin bisa minimal 7-8 ton perhektar di sini,&#8221; tegas Djoko Susilo Utomo.</p>
<p>Untuk program Pompa Air Tanpa Motor, Kodam VII Wirabuana bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan PT International Nickel Indonesia Tbk. (PT Inco). Acara program karya bakti TNI ini dimulai dengan tinjauan Pangdam VII ke lokasi proyek PATM di Desa Pekaloa. Dalam peninjauan ini, Pangdam VII disertai jajaran Kodam VII Wirabuana, Sekda Pemkab Lutim, Drs. HAT Umar Pangerang, jajaran Muspida Lutim, dan Senior Vice President and General Counsel PT Inco, Nurman Djumiril.            </p>
<p>Usai dari tinjau proyek PATM, Djoko Susilo Utomo menggelar dialog interaktif dengan masyarakat setempat disaksikan jajaran Muspida Lutim, perwakilan manajemen PT Inco, dan para tokoh masyarakat setempat. Ponirin, salah satu warga dari unit transmigrasi menginginkan juga dibangun Pompa Air Tanpa Motor di daerahnya dan ada penyuluh untuk babi karena banyak babi liar yang merusak tanaman petani. Menanggapi permintaan itu, Djoko Susilo Utomo akan berupaya pada tahap berikutnya agar  warga transmigrasi di Lutim juga dapat proyek PATM itu.</p>
<p>&#8220;Nanti kita akan upayakan asalkan di daerah itu ada sungainya. Karena pompa ini tidak perlu bahan bakar tapi bisa mengairi lahan-lahan tidur yang ada di sekitarnya bisa mencapai puluhan hektar bahkan ratusan hektar, tergantung kondisi sungainya. Soal penyuluh babi, Kodam VII belum punya ahlinya, yang ada baru penyuluh tikus yang bisa menghalangi tikus untuk makan padi. Nanti dicari dulu soal penyuluh babi ini,&#8221; ujar Djoko Susilo Utomo.<br />
Menurut Nurman Djumiril, keterlibatan PT Inco dalam program ini sebagai bagian dari CSR dari perusahaan.&#8221;Program ini sekaligus sebagai komitmen perusahaan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal dengan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan,&#8221; ujar Nurman DjumirilSetelah dialog interaktif, Djoko Susilo Utomo  dan rombongan meninjau lahan tidur yang akan diairi oleh program PATM di Desa Pekaloa. Dalam tinjauan ini, Djoko Susilo Utomo mendapat penjelasan langsung dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang juga anggota Kodam tentang teknik bercocok tanam dan bibit unggul yang akan ditanam sehingga dalam satu hektar hasil panennya minimal mencapai 8 ton.</p>
<p>&#8220;Ini saya juga bawa ahli tikus dari anggota saya. Jadi bagaimana tikus tidak makan tanaman padi bisa juga ditanyakan ke anggota saya ini. Selain itu, saya juga bawa anggota saya yang  ahli tanaman cabe. Mereka itu  nanti akan saya perintahkan tinggal di sini dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat di sini bagaimana bertani yang produktif dan  menanam cabe yang produktif. Saya sudah buktikan menanam padi di Gowa dengan hasil 12,8 ton per hektar dan menanam satu juta pohon cabe di Sulsel ini dan berhasil,&#8221; ujar Djoko Susilo Utomo.</p>
<p>Menurut Djoko Susilo Utomo, tujuan utama dari program ini adalah untuk melestarikan dan menjaga lingkungan. &#8221; Di sini kabarnya dari 218 ribu hektar hutan, yang rusak sudah 84 ribu hektar. Nah kami ini kerja sama dengan Pemkab Lutim  untuk membuka lahan tidur. Jadi kalau kita larang masyarakat merambah hutan, kita juga berikan solusinya yaitu kita siapkan lahan untuk bercocok tanam. Kita ajak masyarakat untuk tidak lagi babat hutan, tapi kita kasih lahan untuk bertani. Saya dapat perintah dari Presiden untuk program ketahanan pangan. Ini salah satu solusinya,&#8221; pungkas Djoko Susilo Utomo. (*)</p>
<p>Keterangan foto: Pangdam VII Wirabuana, Mayjen.TNI Djoko Susilo Utomo sedang meninjau lahan tidur yang akan ditanami anggota Kodam VII Wirabuana  bersama masyarakat di Desa Pekaloa, Kabupaten Luwu Timur (Kamis, 23 April 2009)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=3&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/pangdam-vii-wirabuana-buka-lahan-tidur-di-luwu-timur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/hello-world/</link>
		<comments>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 15:31:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IPAT BO</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=1&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ipatbo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ipatbo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ipatbo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ipatbo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ipatbo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ipatbo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ipatbo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ipatbo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ipatbo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ipatbo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ipatbo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ipatbo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ipatbo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ipatbo.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ipatbo.wordpress.com&amp;blog=9165526&amp;post=1&amp;subd=ipatbo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ipatbo.wordpress.com/2009/08/25/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b6567d270a62a282e566e8c5b2675d4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipatbo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
