Amurang, [ TIM IPAT-BO ]KM – Menyusul penerapan teknologi Intensifikasi padi Aerob Terkendali Berbasis Organik, atau lebih dikenal dengan teknologi Ipat-Bo, telah berhasil diterapkan di Kawasan Desa Torout kecamatan Tompaso Baru . Bahkan kali ini sosialisasi tentang teknologi pelipat ganda hasil padi itu, dilakukan oleh pihak Dispertak Minsel di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Matani Kecamatan Tumpaan. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertak) Kabupaten Minahasa Selatan Ir Frans Tilaar kepada wartawan Koran Manado Senin (28/09) kemarin. Menurut Tilaar, sosialisasi ini terwujud berkat kerjasama Bupati Drs RM Luntungan dengan Komandan Kodim 1302 Letkol HK Watulangkow dan Kepala Tim Asistensi Ketahanan Pangan Kodam Vll Wirabuana Kol.Inf Toto Sugardi. Dikatakan Tilaar mengutip sambupat RML, melalui metode Ipat-Bo ini diharapkan dapat mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Hal tersebut lanjut Tilaar disebabkan oleh hasil panen padi yang berlipat ganda. Setelah sosialisasi, acara dilanjutkan dengan demonstrasi penaburan benih. http://koranmanado.com/?p=5073
Filed under: Uncategorized